Ahlan Wasahlan..=) wah tjuk dah arab...posting pun kne coret dlm bahasa arab nie heheheheh.... tentulah...tidak,saya pun bru nak belajar..alhamdulillah,ada 'geng' yg beri tunjuk ajar =) 'ana uhibbu' ,pada siapa tu?? hihihi adalah...opps..opps..nie kena jelaskan nie,if tak ada salah anggap nie karang hehehe... (gurau ye) sekadar bkongsi ilmu, jika ada salah dan silap harap dimaafkan..aasif jiddan..=) Uhibbu maksudnya saya cinta or saya sayang..nah, ana uhibbu Rasulullah s.a.w ..oh ye,syukran jg wat sahabat yg sudi singgah ziarah..msh byk yg kurang,dan InsyaAllah..proses dlm mencari ilmu Allah itu tdk akan pernah mati..selagi Allah memberi keizinan pada diri ini.=) InsyaAllah..
Rasa Cinta dan kasih kepada Baginda Rasul sepatutnya direalisasikan di dalam kehidupan seharian. Terlalu banyak contoh teladan yang ada pada diri Rasulullah itu untuk kita ikuti sebagaimana firman Allah di dalam surah Al-Ahzab ayat 21:
“Demi sesungguhnya adalah bagi kamu pada diri Rasulullah itu contoh ikutan yang baik, iaitu orang yang sentiasa mengharapkan (keredhaan) Allah dan (balasan baik) hari akhirat, serta dia pula menyebut dan mengingati Allah banyak-banyak (dalam masa susah dan senang).”
Antara sifat dan Amalan Rasulullah yang boleh kita contohi ialah,sentiasa menunjukan rasa hormat pada teman. sentiasa menzahirkan kasih sayang serta menghargai anak-anak yatim,fakir dan org miskin.Sentiasa bsifat benar dan amanah dlm menyampaikn perintah Allah SWT.Sentiasa mjauhkan diri dari bcakap bohong,dengki,kianat,mencaci,bakhil dan malas. "Kenangilah perjuangan Rasulullah dlm usaha myampaikan Syiar Islam bagi mengeluarkan seluruh umat manusia dari kegelapan.Jgn hanya mengenang 12 Rabiuawal itu adalah hari cuti sahaja.."Buktikan kasih kita kpd Baginda bukan sekadar ucapan yg hanya indah di bibir.Sebagai umatnya kita sama-sama mbanyakkan selawat ke atas Rasulullah SAW..
“Ya Rasulullah, sungguh engkau lebih kucintai daripada diriku, dan anakku,” kata seorang sahabat suatu hari kepada Rasulullah Muhammad saw. “Apabila aku berada di rumah, lalu kemudian teringat kepadamu, maka aku tak akan tahan meredam rasa rinduku sampai aku datang dan memandang wajahmu. Tapi apabila aku teringat pada mati, aku merasa sangat sedih, karena aku tahu bahwa engkau pasti akan masuk ke dalam surga dan berkumpul bersama nabi-nabi yang lain. Sementara aku apabila ditakdirkan masuk ke dalam surga, aku khawatir tak akan bisa lagi melihat wajahmu, karena derajatku jauh lebih rendah dari derajatmu.”
Mendengar kata-kata sahabat yang demikian mengharukan hati itu, Nabi tidak memberi sembarang jawaban sampai malaikat Jibril turun dan membawa firman Allah berikut: “Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah; yaitu nabi-nabi, para shiddiqin, syuhada dan orang-orang yang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. 4:69)
Moga kita semua peroleh syafaat Baginda di akhirat kelak.Amin.

